Showing posts with label virus dilemahkan. Show all posts
Showing posts with label virus dilemahkan. Show all posts

Sunday, December 20, 2020

TIPE VAKSIN

Cara virus corona memperkenalkan diri #protein #spike pada sistem immun kita :

Kalau dilihat foto virus SARS COV2, PROTEIN S itu adalah bagian luar lingkaran bola yang berduriduri/spike itu

Yang berbeda dari masing² vaksin HANYA teknik memperkenalkan PROTEIN S (PS) atau spikenya tersebut. 

1. Ada yg memperkenalkan PS langsung dari virusnya SARS CoV2, tapi virusnya DILEMAHKAN dulu, contohnya : vaksin produksi SINOPHARM

2. Ada yang tidak cukup dengan melemahkan, tapi virus DIBUNUH dulu agar lebih aman. Jadi yang diperkenalkan adalah jasad SARS CoV2 , contohnya: vaksin produksi SINOVAC

3. Ada yang memperkenalkan spike dengan 'menempelkan' nya pada inang VIRUS LAIN yang telah 'dikebiri' sehingga mandul, krn inangnya tidak bisa berkembang biak jadi aman, contohnya: vaksin produksi ASTRA ZENECA, JOHNSON and JOHNSON

4. Ada juga sistim baru yang memperkenalkan dengan cara TIDAK LANGSUNG; yang disuntik adalah asam nukleat (mRNA) virus ke dalam tubuh sehingga ribosom dari tubuh kita sendiri yang akan memproduksi protein S untuk selanjutnya diperkenalkan ke sistim imun, contohnya: vaksin produksi PFIZER dan MODERNA

5. Tehnik terakhir, spikenya dipotong, dikombinasi ke virus lain, lalu virus diinjeksi ke sel tertentu, menghasilkan banyak antigen yang 'murni'.. contoh vaksin ini NOVAVAX

Cara/teknik memperkenalkan jelas akan mempengaruhi efektifitas. 

No 1, 3 dan 4 diatas mempunyai efektifitas tinggi karena protein S yang dipaparkan ke sistim imun adalah protein S yang 'hidup', sehingga reaksi imun yang dihasilkan lebih bagus, otomatis efektifitas lebih tinggi.

Beda dengan no 2, karena yang diperkenalkan ke sistim imun adalah protein S yang berupa 'jasad', maka imunitas lebih rendah

Namun, ada sisi positif dari no 2, karena vaksinnya hanya mengandung jasad atau virus yang sudah mati, sehingga perawatan vaksin tidak susah, dan efek samping relatif ringan 

Yang paling susah itu no 4 yang mengandung protein S dan asam nukleat hidup, sehingga vaksin memerlukan perawatan khusus, seperti penyimpanan suhu rendah (-70°C) agar protein tetap hidup

Selain itu, vaksin no 2, karena hanya berupa jasad, efek samping yang muncul juga teoritis ringan, beda dengan yang 1,3,4 dimana efek samping relatif lebih berat

dr. Aslan Jaelani, SpPD

dr. Agiq Malawat, SpB

Friday, December 18, 2020

BAHAN VAKSIN

Vaksin Coronavirus dibuat dari virus corona, yaitu dari bagian luar virus yang berduri seperti mahkota yang disebut Spike. Spike ini terbuat dari Protein-S.  Bahan untuk vaksinnya berasal baik dari bagian utuh Spike maupun bagian tertentu dari virus (mRNA).

Berdasarkan bahannya maka maka produksi vaksin bisa menggunakan:

1.  Menggunakan cara tradisional yaitu Virus Covid-19 yang dilemahkan, contohnya : vaksin produksi SINOPHARM atau virus yang dibunuh dulu agar lebih aman seperti: vaksin produksi  SINOVAC

2.   Menggunakan spike dengan untuk ‘ditempelkan' pada inang virus lain yang telah 'dikebiri' sehingga mandul, alias tidak bisa berkembang biak dan menjadi aman. Ini disebut Viral Vektor. contohnya: vaksin produksi ASTRAZENECA, JOHNSON & JOHNSON, NOVAVAX, GAMALEYA

3.   Menggunakan sistim baru secara tidak langsung, yaitu dengan cara menyuntik asam nukleat (mRNA) virus corona ke dalam tubuh sehingga tubuh kita sendiri yang akan memproduksi Protein-S yang selanjutnya akan menstimulasi sistim imun tubuh kita, contohnya: vaksin produksi PFIZER dan MODERNA

EFEKTIFITAS

SINOPHARM mempunyai efektifitas lebih tinggi karena Protein-S yang dipaparkan ke sistim imun adalah Protein-S yang 'hidup', sehingga reaksi imun yang dihasilkan lebih bagus, otomatis efektifitas lebih tinggi.

Beda dengan SINOVAC, karena yang diperkenalkan ke sistim imun adalah Protein-S yang berupa 'jasad', maka imunitas lebih rendah

Namun, ada sisi positif dari SINOVAC, karena vaksinnya hanya mengandung jasad atau virus yang sudah mati, sehingga perawatan vaksin tidak susah, dan efek samping relatif ringan

Yang paling susah itu PFIZER dan MODERNA yang mengandung Protein-S dan asam nukleat hidup (mRNA), sehingga vaksin memerlukan perawatan khusus, seperti penyimpanan suhu rendah (-70°C) agar protein tetap hidup

Selain itu, vaksin SINOVAC, karena hanya berupa jasad, efek samping yang muncul juga teoritis ringan, beda dengan yang lain dimana efek samping relatif lebih berat