Showing posts with label anda. Show all posts
Showing posts with label anda. Show all posts

Saturday, October 6, 2018

BUAH ORANG TUA YANG CEREWET

BUAH ORANG TUA YANG CEREWET
Kisah berikut ini adalah tentang apa yang terjadi di rumah tangga..
Seorang putra tidak suka tinggal di rumah, karena ayah ibunya selalu ‘ngomel’; ia tak suka bila ayahnya mengomelinya untuk hal-hal kecil ini..
"Nak,  kalau keluar kamar matikan kipas anginnya."
“Matikan TV, jangan biarkan hidup tapi tak ada yang menonton
“Simpan pena di tempatnya,  yang jatuh ke kolong meja ”
Tiap hari dia harus ta'at pada hal-hal ini sejak kecil, saat bersama keluarga di rumah.
Maka tibalah hari ini, saat dia menerima panggilan untuk wawancara kerja...
“Dalam hati dia berkata: "Begitu  mendapat pekerjaan, saya akan sewa rumah sendiri. Tak akan ada lagi omelan ibu ayah," begitu pikirnya.
Ketika hendak pergi untuk interview, ayahnya berpesan:
“Nak, jawablah pertanyaan yang diajukan tanpa ragu-ragu. 
Bahkan jika engkau tidak tahu jawabannya, katakan sejujurnya dengan percaya diri.. ” Ayahnya memberinya uang lebih banyak dari ongkos yang dibutuhkan untuk menghadiri wawancara..
Setiba di pusat wawancara, diperhatikannya bahwa tidak ada penjaga keamanan di gerbang. Meskipun pintunya terbuka, gerendelnya menonjol keluar, dan bisa membuat yang lewat pintu itu menabrak atau bajunya tersangkut grendel
Dia geser gerendel ke posisi yang benar, menutup pintu dan 
masuk menuju kantor.
Di kedua sisi jalan dia lihat tanaman bunga yang indah. Tapi ada air mengalir dari selang dan tak ada seorang pun disekitar situ. Air meluap ke jalan setapak. 
Diangkatnya selang dan diletakkannya di dekat salah satu tanaman dan melanjutkan kembali langkahnya.
Tak ada seorang pun di area resepsionis. Namun, ada petunjuk bahwa wawancara di lantai dua. . Dia perlahan menaiki tangga.
Lampu yang dinyalakan semalam masih menyala, padahal sudah pukul 10 pagi. Peringatan ayahnya terngiang di telinganya: "Mengapa kamu meninggalkan ruangan tanpa mematikan lampu!" Dia merasa agak jengkel oleh pikiran itu, namun dia tetap mencari saklar dan mematikan lampu.
Di lantai atas di aula besar dia lihat banyak calon duduk menunggu giliran.
Melihat banyaknya pelamar, dia bertanya-tanya, apakah masih ada peluang baginya untuk diterima?
Diapun menuju aula dengan sedikit gentar dan menginjak karpet dekat pintu bertuliskan "Selamat Datang" . 
Diperhatikannya bahwa karpet itu terbalik. Spontan saja dia betulkan, walau dengan sedikit kesal. 
Dilihatnya di beberapa baris di depan banyak yang menunggu giliran, sedangkan barisan belakang kosong, 
Terdengar suara kipas angin, Dimatikanya kipas yang tidak dimanfaatkan dan duduk di salah satu kursi yang kosong..
Banyak pria memasuki ruang wawancara dan segera pergi dari pintu lain. Sehingga tak mungkin ada yang bisa menebak apa yang ditanyakan dalam wawancara.
Tibalah gilirannya, Dia masuk dan berdiri di hadapan pewawancara dengan agak gemetar dan pesimis..
Sesampainya di depan meja,  pewawancara langsung mengambil sertifikat, dan tanpa bertanya langsung berkata "Kapan Anda bisa mulai bekerja?"
Dia terkejut dan berpikir, "apakah ini pertanyaan jebakan, atau tanda bahwa telah diterima untuk bekerja disitu?" 
Dia bingung.
Apa yang Anda pikirkan?" tanya sang boss lalu melanjutkan: "Kami tidak mengajukan pertanyaan kepada siapa pun di sini. 
Sebab hanya dengan mengajukan beberapa pertanyaan, kami tak akan dapat menilai siapa pun. 
Tes kami adalah untuk menilai sikap orang tersebut..
Kami melakukan tes tertentu berdasarkan sikap para calon..
Kami mengamati setiap orang melalui CCTV, apa saja yang dilakukannya ketika melihat gerendel di pintu, selang air yang mengalir, keset "selamat datang", kipas atau lampu yang tak perlu..
Anda satu-satunya yang melakukan. Itu sebabnya kami memutuskan untuk memilih Anda ”
Hatinya terharu, dia ingat ayahnya..
Dia yg selalu merasa jengkel terhadap disiplin dan omelan ibu ayahnya. Kini dia  menyadari bahwa justru omelan dan disiplin yg ditanamkan orang tua-nyalah yang membuatnya diterima pada perusahaan yang diinginkannya..
Kekesalan dan kemarahannya pada ayahnya seketika sirna..
....hanya Anda satu-satunya yang melakukan apa yang kami harapkan dari seorang manajer, maka kami putuskan menerima Anda bekerja disini.......
Ayah, ma'afkan anakmu,  bisiknya dalam hati penuh rasa haru dan bersyukur.
Dia akan minta maaf kepada ayahnya, dia akan ajak ayahnya melihat tempat kerjanya..
Dia pulang ke rumah dengan bahagia..
Apapun yang orang tua katakan pada anaknya,  adalah demi kebaikan anak-anak itu sendiri, untuk menyiapkan masa depan yang baik!
"Batu karang tak akan menjadi patung yang indah bernilai tinggi, jika tak dapat menahan rasa sakit saat  pahat bekerja memotongnya".
Untuk menjadi pribadi  yang indah, kita perlu menerima dan mematuhi nasehat yang baik.
Kebiasaan baik akan muncul dari perilaku buruk yg dipahat dan dibuang dari diri kita...
Ibu menggendong anak di pinggangnya untuk memeluk, memberi makan dan untuk membuatnya tidur..
Tetapi ayah mengangkat anak dan mendudukkan di pundaknya untuk membuatnya melihat dunia yang tidak bisa dilihat anaknya..
Ayah dan ibu adalah pahlawan yang kasih sayangnya layaknya guru yang mendampingi anak sepanjang kehidupan..
Perlakukanlah orang tua sebaik-baiknya, agar jadi contoh dan bimbingan dari generasi ke generasi, yang menerima estafet kehidupan..
Untuk dibagikan ke orang tua dan anak-anak tercinta.. 
Semoga bermanfaat
#copas

Thursday, March 1, 2018

GOLDEN RULES BUAT PARA PENSIUNAN

GOLDEN RULES BUAT PARA PENSIUNAN
"Ada 21 Golden Rules atau hal yang perlu diketahui oleh orang yang mendekati usia "tuwo" atau yang sudah lewati usia 60 tahun dan yang menikmati masa pensiun"
Golden Rule #1. Saatnya untuk menggunakan uang yang selama ini anda tabung. Gunakanlah uang tersebut dan enjoy. Jangan berikan kepada orang-orang yang tidak tahu pengorbanan dan kerja keras yang Anda lakukan ketika  menabungnya.
Golden Rule #2. Berhentilah khawatir atas keadaan financial anak-anak Anda dan jangan merasa bersalah jika memakai uang pensiun Anda untuk diri Anda sendiri. Anda telah merawat dan mengurus anak-anak Anda selama bertahun-tahun dan Anda telah mengajari mereka berbagai hal yang Anda tahu.  Anda beri mereka pendidikan, makanan, rumah dan juga segala dukungan. Saat ini adalah tanggung jawab mereka sendiri untuk menghasilkan pendapatan masing-masing.
Golden Rule #3. Berupaya menjadi dan membiasakan hidup sehat. Misalnya berjalan kaki setiap hari, makan yang sehat dan tidur yang cukup baik sekali untuk kesehatan. Lakukan medical check up secara berkala.
Golden Rule #4. Lihatlah pemandangan yang bagus-bagus .. gunung pantai , taman bunga membuahkan kesehatan jiwa.
Golden Rule #5. Jangan gampangan stress atas hal-hal kecil. Jangan biarkan masa lalu membenamkanmu, dan jangan biarkan masa depan membuatmu takut. Stress akan menggerogoti kesehatan tubuhmu.
Golden Rule #6. Cintailah hidupmu dan cintailah keluargamu 
Golden Rule #7. Rawatlah dirimu dengan baik. Potong rambut, potong kuku, memakai minyak wangi, dll. 
Golden Rule #8. Gunakanlah pakaian yang menarik dan sesuai usiamu
Golden Rule #9. Selalu up to date mengikuti perkembangan jaman dengan rajin membaca koran, majalah, dll, dan tetap bersosialisasi dengan orang lain. Seorang pensiunan wajib tetap contact dengan berbagai orang dengan aneka latar belakang.
Golden Rule #10.  Hargai generasi yang lebih muda dan hargai juga pendapat mereka. Mereka mungkin tidak memiliki ide yang sama dengan Anda, tetapi mereka adalah masa depan dan mereka yang akan mengelolanya. Sebagai pensiunan beri mereka saran, bukan kritik. Dan coba ingatkan mereka bahwa hal-hal yang baik pada masa lalu tetap berlaku pada masa sekarang. 
Golden Rule #11. Hindari menggunakan kata-kata "pada jaman saya dulu..." Karena waktu Anda adalah sekarang.... Sepanjang Anda masih hidup, maka Anda adalah bagian dari masa kini. Mungkin dulu anda masih muda, tapi itu sudah lewat meskipun Anda masih ada.  Karena itu bersenang-senanglah dan nikmati kehidupan. 
Golden Rule #12. Jadilah pribadi yang positif. Ada orang yang menikmati dan menerima masa tua nya. Ada pula orang yang menjadi  sinis, masam dan penuh kepahitan terhadap orang lain. Hidup ini singkat. Habiskan dengan orang-orang yang positif, ceria, dan bersemangat. Hal ini akan membuat hari-hari seorang pensiunan terasa menyenangkan.  Menghabiskan waktu dengan orang yang sinis, suka mengkritik dan suka berargumentasi, akan  membuatmu menjadi tua dan sulit untuk disukai.
Golden Rule #13. Jangan tinggal dengan anakmu atau cucumu. (optional/pilihan alternatif). Berkumpul bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan. Namun Anda butuh privacy demikian juga mereka. 
Golden Rule #14.  Seorang pensiunan tidak boleh mengabaikan hobinya. Jika tidak punya, coba cari kegiatan yang Anda sukai. Anda bisa traveling, memasak, membaca, menyanyi, dll. Anda bisa berkebun, main kartu, main catur, main billiard, melukis, dll.
Golden Rule #15.  Penuhi undangan. Walaupun mungkin anda tidak begitu suka, tapi cobalah datang di setiap undangan. Reuni pensiunan, ulang tahun, pernikahan, dll. Keluarlah dari rumah. Temui orang-orang yang jarang anda temui. Rasakanlah hal baru. Pergi ke museum, jalan-jalan di perkebunan, dll.
Golden Rule #16. Coba untuk sedikit bicara dan banyak mendengar. ..  Kalau bisa.. .. Ada orang yang terus menerus bicara tentang masa lalu dan tidak peduli bahwa pendengarnya tidak tertarik. Dengarkan dulu, dan jawab pertanyaan, tetapi jangan menjawab terlalu panjang. Jangan biasakan untuk mengeluh atau mengkritik. Latihlah untuk menerima situasi apa  adanya. Biasakan untuk melihat hal positif dalam setiap keadaan dan biasakan mengatakan hal-hal yang baik.
Golden Rule #17.  Sabar menhgadapi rasa sakit dan ketidak-nyamanan. Rasa sakit dan rasa tidak nyaman suka datang bersama-sama ketika kita memasuki masa pensiun dan makin tua.  Upayakan untuk tidak terbenam dalam hal itu, namun coba terima dengan ikhlas dan sabar sebagai bagian dari lingkaran kehidupan. Jangan biarkan rasa sakit dan tidak nyaman menjadi fokus Anda.
Golden Rule #18. Jadilah pemaaf dan hindari perasaan membenci orang lain. Jika Anda diserang atau disepelekan oleh orang lain – Maafkan mereka. Jika Anda menyerang atau menyepelekan orang lain - Minta maaf.  Jangan biarkan rasa benci menyelimutimu. Itu hanya akan membuat anda sedih dan penuh kepahitan yang akhirnya berpengaruh pada kesehatan fisik Anda. Tidak penting siapa yang benar. Ada pepatah mengatakan "Menyimpan rasa jengkel/kesal itu seperti meminum racun tapi berharap orang lain yang mati" Jangan ambil racun itu. Maafkan, lupakan, dan teruskan hidup Anda. 
Golden Rule #19. Jika Anda punya keyakinan yang kuat atas suatu hal, peganglah. Namun jangan buang waktu Anda untuk meyakinkan orang lain.  Mereka akan memilih  pilihan mereka sendiri  walau apapun yang Anda katakan. Memaksakan keyakinan Anda hanya akan membuat Anda frustrasi.  Hiduplah dengan keyakinan Anda dan berikan contoh. 
Golden Rule #20. Tertawalah yang sering dan tertawalah atas apapun. Ingatlah, Anda termasuk orang yang beruntung. Anda telah hidup cukup lama. Banyak yang tidak mencapai usia ini. Carilah humor di setiap situasi. 
Golden Rule #21. Tidak usah terlalu memperhatikan apa yang dikatakan orang lain tentang diri Anda dan juga yang dipikirkan orang lain tentang Anda. Anda harus bangga terhadap diri Anda dan pencapaian yang Anda lakukan.

Hayo Semangat .... Siapa bilang pensiunan tidak berguna…Bravo Manularia  !!