Showing posts with label pikiran. Show all posts
Showing posts with label pikiran. Show all posts

Thursday, November 25, 2021

PIKIRAN DAN PENYAKIT

Pikiran Dapat Mengobati Penyakit

Fitrahnya jasad ciptaan ilahi dan jangan ikut serta meracuni pikiran dengan apa apa yang tak perlu di yakini

CARI TAHU PENYAKIT ANDA DAN OBATI DENGAN CARA INI OLEH DIRI ANDA SENDIRI

1. Maag

Bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan yg tidak teratur, Akan tetapi justru lebih didominasi karena "stress" solusinya coba untuk lebih Fresh dan memerdekan Diri.

2. Hypertensi

Bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin, daging tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage "emosi" . Jadi solusinya Coba dengan cara mengatur Emosi Dan Rasa.

3. Kolesterol

Bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa "malas berlebih" yang lebih dominan menimbulkan lemak, Jadi solusinya coba perbanyak gerak dan tingkatkan semangat hingga seluruh organ dapat bergerak.

4. Asthma

Bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, akan tetapi  dikarenakan sering merasa "sedih" yang membuat kerja paru-paru tidak stabil, Jadi solusinya Coba Terus Membuat suasana hati riang dan refreshing

5. Diabetes

Bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, yang manis manis,  tapi Bisa saja sikap "egois dan keras kepala" yang mengganggu fungsi pankreas, jadi solusinya Coba ikhlas dan rela dalam segala hal.

6. Penyakit liver

Bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat "ngrasani" orang lain yang justru merusak hati kita, solusinya Coba untuk membuat hati kita tenang dan damai.

7. Jantung koroner

Bukan hanya diakibatkan oleh ”sumbatan pada aliran darah ke jantung”, tapi kita jarang sedekah atau memberi yang membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil

Presentase Indikator penyebab munculnya penyakit adalah karena masalah :

#Spiritual 50%

#Psikis.    25%

#Sosial.    15%

#Fisik.       10%

Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :

#Diri kita

#Pikiran kita

terutama hati kita dari segala jenis penyakit.

Hati-hati

#Hindari:

Dari Rasa iri, dengki, pendendam, fitnah, benci, amarah terpendam, sombong, pelit, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya, karena itu sumber penyakit.

SARAN: Perbanyaklah Doa dan jadilah orang yang mudah memaafkan, Lembutkan hati dan ikhlaskan yang sudah terjadi, Banyak Banyak bersyukur dan nikmati kebahagiaan sekecil apapun Jalin persaudaraan yang mengajak dan selalu mengingatkan dalam kebaikan Serap ilmu dari arah mana saja.

 

Sunday, October 10, 2021

KESADARAN PIKIRAN

(Bhante Pannavaro)

Ada sepasang suami istri yang tinggal di desa kecil, seperti kota tapi masih desa. 

Suatu hari liburan panjang, mereka sekeluarga naik mobil, ingin piknik. Dari satu desa di Yogyakarta mau ke Semarang. Berangkatlah dia dan keluarganya.

Setelah satu jam mengendarai mobil, istrinya berkata pada suaminya, "Pak...., tadi kompor sudah saya matikan belum ya? Lalu rumah rasanya belum saya kunci"

"Ma, pikir yang benar, Ma"

"Lupa saya. Udah belum ya? Rasanya sudah, tapi kok sepertinya belum" 

Dia mau menelpon tetangganya tetapi tidak bisa, karena itu adalah liburan panjang, tetangga2nya juga pergi jalan-jalan semua.

Dia stress......

"Pak, mumpung masih belum terlalu jauh kita balik pulang saja dulu, untuk memastikan”

"Lha, kita sudah jalan satu jam. Sudah separuh nih"

"Nanti kalau rumah kita di masuki maling bagaimana, Pak?"

Akhirnya....Pulanglah mereka. Sampai di rumah, dilihat, "Oh...., rumah sudah terkunci, kompor pun sudah dimatikan"

"Lha, Mama kok bisa lupa? Bagaimana sih tadi?"

Karena dia melakukannya dengan dengan terburu-buru. Tidak dengan kesadaran. 

Jika saja dia mematikan kompor dengan kesadaran, tek...., maka akan ingatlah dia. Tetapi, waktu dia mematikan kompor tadi, orangnya masih di rumah tetapi .... pikirannya sudah sampai di Semarang. Mau belanja, cari tas tambahan, yang gratis-gratis. 

Juga sewaktu dia menutup pintu, anaknya rewel minta dirinya cepat berangkat, jadi dia tutup begitu saja, ceklek. Lalu dia pergi.

Dia melakukan itu tanpa kesadaran. 

Dia tersiksa. 

Andai saja dia mematikan kompor dengan perhatian dan kesadaran, dia mengunci pintu dengan kesadaran, pikiran dia hadir disitu, ceklek.  

Maka saat suaminya bertanya, "Ma, sudah di kunci pintunya?"

"Sudah Pa” mantap dia menjawab.

"Kompor sudah dimatikan, Ma?'

"Sudah, Pa".

"Jelas nih Ma? Yakin?".

"Jelas, yakin karena saya melakukannya dengan perhatian dan kesadaran."

Itulah meditasi kesadaran. 

Menggunakan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari akan membebaskan Anda dari bermacam-macam keruwetan pikiran.

"Jadi meditasi itu tidak hanya duduk diam saya ya Bhante?'

"Tidak, Saudara"

Orang-orang berpikir jika bisa duduk diam, meditasi makin lama, makin bagus. 

Oh, ya pasti kalah dengan arca rupa Buddha. Buddha rupa, duduknya paling lama.

Hadirnya kesadaran dalam keseharian, justru itulah meditasi yang sangat penting. 

Sehari sekali duduk meditasi untuk menghadirkan kesdaran. Tetapi yang lebih penting dari sehari sekali duduk bermeditasi adalah menggunakan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari.

Mengetahui .....perasaan yang muncul, 

yang tidak menyenangkan, pikiran baik, 

Pikiran yang buruk, 

Pikiran yang jelek, 

Pikiran yang mulia, 

kita tahu semua......

Kesadaran itu akan membebaskan kita. 

Ini akan mengurangi kotoran-kotoran bathin yang halus meskipun kita belum bebas dari penderitaan sepenuhnya. 

Apabila kita menggunakan kesadaran, kita akan mengurangi penderitaan ini.

Itulah latihan yang dapat membawa perubahan dalam kehidupan ini, dalam perliaku kita sehari-hari. Mengendalikan diri dari yang buruk agar yang buruk-buruk tidak menjadi bad habit, kebiasaan yang buruk

Kerjakanlah segala sesuatu yang baik dengan kesadaran.

Semoga Semua Mahluk Berbahagia