Showing posts with label kalium. Show all posts
Showing posts with label kalium. Show all posts

Wednesday, July 29, 2015

7 NUTRISI YANG HILANG DARI DIET ANDA

7 NUTRISI YANG HILANG DARI DIET ANDA

#1 Kalium: Menurunkan Tekanan Darah

USDA (Badan POM Amerika) mengatakan bahwa orang Amerika dewasa tidak mendapatkan cukup asupan untuk tujuh nutrisi penting bagi tubuh. Kalium adalah kuncinya. Penelitian menunjukkan bahwa kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah yang sehat. Kalium juga mendukung kesuburan dan fungsi otot dan saraf. Walaupun kalium terkandung dalam banyak makanan secara alami - seperti susu, kentang, ubi jalar, kacang-kacangan, avocados, dan pisang – namun tetap saja banyak orang Amerika yang tidak mendapatkan asupan kalium yang cukup.

#2 Magnesium: Pencegahan Penyakit

Kadar rendah magnesium telah dikaitkan dengan gangguan kesehatan seperti osteoporosis, tekanan darah tinggi, diabetes, kejang otot, dan penyakit jantung. Beberapa orang, seperti orang tua, orang dengan masalah lambung atau usus, atau mereka yang minum alkohol secara teratur, berada dalam bahaya karena memiliki kadar magnesium yang rendah. Jadi, makanlah bayam dan kacang-kacangan, seperti kacang polong, biji-bijian, peas (terutama kacang almond). Mereka berpengaruh banyak bagi kesehatan anda.

#3 Vitamin A: Meningkatkan Kadar Beta-Carotene

Ada dua jenis vitamin A: retinol dan karotenoid, seperti beta-karoten. Beta-Karoten yang ditemukan dalam jeruk dan berbagai makanan berwarna kuning, seperti ubi jalar, pepaya, wortel dan labu musim dingin, seperti juga dalam bayam dan brokoli. Vitamin A ini penting untuk mendukung penglihatan yang baik, kekebalan tubuh dan pertumbuhan jaringan yang sehat.

#4 Vitamin D: Strong Heart and Mind

Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang, otot, dan serabut saraf yang sehat, serta membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat. Meskipun tubuh kita bisa membuatnya dengan paparan sinar matahari, para ahli merekomendasikan mendapatkan vitamin D dengan cara lain. Antara lain dengan mengkonsumsi beberapa makanan yang mengandung vitamin D secara alami; seperti ikan berlemak seperti salmon dan mackerel, jamur, hati, keju, dan kuning telur. Susu, beberapa merek dari jus jeruk, dan banyak sereal yang sudah diperkaya dengan vitamin D.

#5 Kalsium: Tidak Hanya Untuk Kekuatan Tulang

Kita tahu bahwa kalsium itu mungkin bagus untuk tulang dan gigi. Tapi tidak hanya itu. Kalsium membantu mempertahankan irama jantung dan fungsi otot. Kalsium bahkan mungkin bisa mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi). Susu adalah sumber kalsium yang baik, tetapi makanan seperti salmon, kale dan brokoli juga mengandung kalsium. Tips: Tanpa vitamin D yang cukup, maka tubuh kita tidak akan dapat menyerap asupan kalsium dayng kita makan.

#6 Vitamin C: Baik Untuk Tulang

Vitamin C, yang banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, meningkatkan pertumbuhan tulang dan jaringan. Sebagai antioksidan, vitamin C juga membantu melindungi sel dari kerusakan. Sejumlah studi menunjukkan bahwa Vitamin C dosis tinggi (2000 miligram perhari) bisa memperpendek masa gejala flu dan pilek. Banyak orang percaya bahwa vitamin C dapat mencegah flu dan pilek. Namun  tidak ada penelitian yang mendukung anggapan ini.

#7 Serat: Mencegah Resiko Berbagai Penyakit

Serat dari padi-padian dan kacang-kacangan berikut produk olahannya memiliki banyak manfaat kesehatan. Serat membantu menurunkan kholesterol dan meningkatkan keteraturan peristaltik usus. Serat akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Serat juga besar perannya bagi orang yang ingin mencoba untuk menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat seringkali mengenyangkan dan rendah kalori. Jika anda minum suplemen serat, maka ini akan mengganggu penyerapan beberapa obat-obatan dan suplemen lain. Jadi minumlah suplemen serat anda dua jam sebelum anda meminum obat apapun.

Semoga bermanfaat


Wasallam, Mimuk Bambang Irawan

Friday, April 25, 2014

GAGAL JANTUNG DAN KALIUM

GAGAL JANTUNG DAN KALIUM


Pada usia 60, jantung anda telah berdenyut lebih dari dua milyar kali. Terus menerus hari demi hari, dan menit demi menit . Jadi tidaklah mengherankan bagi jutaan orang dewasa, bahwa kekuatan jantung untuk memompa darah secara berangsur-angsur mulai menurun

Penurunan kekuatan ini dikenal sebagai gagal jantung (heart failure). Ini tidak berarti jantung tiba-tiba berhenti berdenyut. Justru sebaliknya, jantung akan bekerja lebih keras. Gagal jantung berarti bahwa kemampuan jantung untuk mengalirkan darah yang cukup oksigen ke organ dan jaringan semua tubuh mengalami perubahan. Bila tidak terdiagnosa dan tidak dikendalikan, akan menyebabkan kerusakan yang melemahkan jantung atau bahkan bisa berakibat fatal.
Pengaruh Kalium (K, Potassium) pada gagal jantung
Tubuh anda tergantung pada mineral kalium untuk membantu mengendalikan keseimbangan listrik pada jantung serta me-metabolisir karbohidrat dan membentuk otot.
Rendah kadar kalium dapat menyebabkan kelemahan otot dan gangguan irama jantung. Di sisi lain, terlalu banyak kalium dapat menyebabkan ketidak-aturan detak jantung yang berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak..Jika anda menderita gagal jantung, anda harus bernar-benar memperhatikan berapa banyak asupan kalium setiap harinya. Terlebih lagi, beberapa obat gagal jantung dapat menyebabkan tubuh anda mengeluarkan terlalu banyak kalium, sementara obat lainnya dapat menyebabkan tubuh anda akanmempertahankan terlalu banyak kalium.
Dokter anda dapat memenjelaskan bagaimana obat yang anda perlukan akan mempengaruhi kadar kalium. Kemungkinan besar anda akan diminta untuk memeriksa kadar kalium dalam darah anda secara teratur untuk memastikan kadar kalium berada dalam kisaran yang baik.
Jika anda harus meningkatkan kadar kalium anda karena terlalu rendah, maka solusinya sangat sederhana yaitu minum suplemen yang mengandung kalium.

Jika anda perlu menurunkan kadar kalium anda karena terlalu tinggi maka anda mungkin perlu untuk mengurangi jumlah makanan tertentu seperti makanan di bawah ini:

  • Rendam dalam air panas atau rebus sayuran dan buah-buahan untuk membilas sebahagian kandungan kalium.
  • Hindari makanan yang mengandung Kalium atau K,KCl, atau K + (simbol untuk senyawa kimia kalium atau senyawa terkait) yang dapat dilihat pada label kemasan.
  • Jauhi zat pengganti garam. Banyak di antaranya berkadar tinggi kalium. Bacalah kandungan bahan tersebut pada label dengan seksama dan mintalah persetujuan dokter anda sebelum menggunakan salah satu bahan makanan tersebut.
  • Hindari daging dan ikan kalengan, yang diasinkan, diacar, kornet, dibumbui atau diasap.
  • Hindari produk daging tiruan yang mengandung kedelai atau protein nabati.
  • Batasi konsumsi buah-buahan dengan kandungan tinggi kalium seperti pisang buah jeruk, dan apukat.
  • Hindari kentang panggang.
  • Hindari sayuran atau daging yang dimasak dengan saus manis atau asin.
  • Hindari semua jenis kacang polong dan kacang-kacangan, yang secara alami berkadar tinggi kalium.
Semoga bermanfaat

Wassalam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 25 April 2014