Showing posts with label gagal jantung. Show all posts
Showing posts with label gagal jantung. Show all posts

Saturday, July 16, 2016

SAYANGI JANTUNG ANDA DONG!

Sayangi Jantung Anda Dong
Copas dr akun Dr. Erta Priadi Wirawijaya Sp.JP

Dihadapan saya datang seorang laki-laki berusia 40 tahunan.
"Keluhannya apa pak ?" saya bertanya pada sang pasien.
"Sesak, jalan sebentar saja dada saya sesak..."
"Bagaimana kalau bapak tiduran apa tambah sesak?"
"Iya dok, harus pake bantal tinggi."
"Apa tidurnya nyenyak? Atau sering terbangun malam karena sesak?" 
Paroxysmal nocturnal dypnea adalah gejala sesak yang paling khas pada gagal jantung.
"Betul dok, saya sering terbangun malam karena sesak, dengan didudukkan membaik."
Kaki bapak bagaimana? Apa bengkak?
"Iya dok, tapi hilang kalau minum obat kencing".
Bagaimana dadanya? Apa sering berdebar?
"Iya, kadang detaknya terasa kencang tidak teratur." 
Gangguan irama merupakan salah satu masalah yang menyertai gagal jantung. Jika fungsi jantung sudah terlalu terganggu, gangguan irama yang timbul dapat menyebabkan kematian mendadak.
"Sudah berapa lama pak punya keluhan seperti ini?"
"Sudah ada setahun dok"
"Apakah dulu bapak pernah nyeri dada?" - saya khawatir kegagalan jantungnya timbul setelah ada serangan jantung sebelumnya.
"Tidak ada dok"
"Apa dulu pernah ada keluhan nyeri lambung disertai keringat dingin sampai baju bapak basah semua?"
"Pernah dok, sekitar 2 tahun yang lalu."
"Apa saat itu bapak ke RS?"
"Tidak dok, saya kira hanya masuk angin, jadi saya istirahat di rumah saja". 
Serangan jantung adalah keadaan mengancam nyawa yang harus ditangani secepatnya. Jika dibiarkan, otot jantung akan mati dan fungsi Jantung akan terganggu. Saat itulah gejala diatas bisa timbul.
"Bapak sebelumnya punya hipertensi/tekanan darah tinggi?"
"Dulu punya, tapi sekarang tekanan darah saya biasanya rendah."
Penderita hipertensi yang tekanan darahnya dibiarkan tidak terkontrol akan memiliki risiko mengalami serangan jantung yang lebih besar. Saat tekanan darahnya tinggi, tahanan pembuluh darah tinggi namun jantung masih bisa mengimbangi dengan memompakan cukup darah. 
Kini setelah jantung rusak, kemampuan jantung dalam memompakan darah akan berkurang, tapi tahanan pembuluh darah bisa jadi tetap tinggi. Jika dibiarkan jantung akan dipaksa bekerja lebih keras dan akan rusak lebih cepat.
Kalau kencing manis? - penderita diabetes dengan gula darah yang tidak terkendali, memiliki risiko serangan jantung/stroke yang tinggi. 
Kontrol tekanan darah yang optimal merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam mengobati pasien dengan penyakit jantung.
"Tidak punya dok."
BAHAYA MEROKOK
"Bapak merokok?" 
"Merokok dok, sampai sekarang masih merokok dok." celetuk istrinya dengan nada kesal.  
"Saya sedang coba berhenti dok" ujar sang bapak. 
"Dok saya sudah berobat ke beberapa dokter, ada yang menyarankan untuk di pasang ring, apa bisa pake BPJS?"
Bisa pak, tapi saya harus pastikan dulu bapak layak untuk dipasang ring. 
Karena biayanya kan mahal, jadi indikasinya harus sesuai.
"Apa bisa dokter rekomendasikan pemasangan ring dari hasil-hasil pemeriksaan ini" - sambil menyodorkan hasil pemeriksaan echo dan treadmill.
Saya lihat hasilnya dan jelaskan ke pasien "Tidak bisa pak, hasil echo-nya hanya menunjukkan kalau jantung bapak fungsinya sudah sangat menurun (kontraktilitasnya hanya 22%), hasil treadmill-nya juga tidak menentukan masih adanya iskemia atau otot jantung kekurangan oksigen akibat penyempitan arteri koroner karena pemeriksaan tidak mencapai target, baru sebentar bapak latihan sudah distop (baru jalan cepat 4 menit jalan cepat pasien sudah kecapaian dan pemeriksaan dihentikan)."
"Jadi apa yang harus dilakukan agar saya bisa di pasang ring dok?"
"Dengan pemeriksaan dobu-stress echo atau pemeriksaan miokardial viability study. Kalau berdasarkan pemeriksaan itu bisa terlihat masih ada otot jantung yang bisa diselamatkan, maka pemasangan ring bisa dikerjakan."
"Oh begitu ya dok." - ujar sang bapak.
"Tapi maaf pak, kalau bapak masih merokok, kalaupun hasilnya masih ada otot jantung yang bisa diselamatkan saya tidak bisa rekomendasikan tindakan ini."
"Kenapa dok?" tanya sang pasien
"Rokok plus tekanan darah tinggi, kemungkinan besar menjadi pemicu terjadinya serangan jantung bapak dulu. Kalau bapak masih merokok, maka saat dipasang ring, risiko timbulnya gumpalan darah pada tempat dipasangnya ring, menjadi sangat tinggi. Bisa-bisa setelah dipasang ring bapak malah kena serangan jantung lagi."
"Oh gitu ya dok..., saya coba kurangi rokoknya ya dok, bisa saya menjalani pemeriksaan nuklir itu dulu dok?"
"Baiklah pak saya rujuk ya untuk tindakannya"...
Sekitar 2 minggu kemudian sang bapak kembali kontrol membawa hasil pemeriksaan myocardial viability study. Ternyata sudah tidak ada lagi jaringan jantung yang bisa diselamatkan.  Otot jantungnya sudah mati, rusak permanen dan mustahil bisa pulih kalaupun aliran jantung ke daerah tersebut kembali dibuka.
Saudara-saudaraku, jantung adalah organ manusia yang harus terus bekerja setiap saat. 
Setiap menitnya, organ yang ukurannya sebesar kepalan tangan ini bisa memompakan sekitar 5 Liter darah. 
Saat jantung bekerja, jantung membutuhkan makanan dalam bentuk darah yang kaya oksigen, ketika alirannya terhenti karena proses pengapuran pembuluh darah (atherosklerosis) atau terbentuknya gumpalan darah (thrombosis) maka otot jantung dengan cepat akan mati.
Karena itulah kita harus menyayangi jantung yang kita miliki. 
Jangan biarkan jantung bekerja ekstra keras karena tekanan darah dibiarkan tidak terkendali. 
Jangan sampai aliran darah ke jantung terganggu kerena gula darah tidak terkontrol (pada diabetes), dijejali kolesterol, atau dirusak oleh rokok. 
Rajinlah olah raga sehingga kemampuannya bisa terus dijaga dan anda terhindar dari bahaya diabetes.
Kalau kita mau berhitung...
Biaya merokok:
1 bungkus rokok = Rp 15.000,- (16 batang)
Sebulan anda merokok = Rp 450.000,-
Setahun anda merokok = Rp 5.400.000,-
10 tahun anda merokok = Rp 54.000.000,-
30 tahun anda merokok = Rp 162 juta
Biaya penanggulangan-nya:
Biaya perawatan kasus serangan jantung tanpa fibrinoltik (obat peluruh gumpalan darah) dan tanpa komplikasi Rp 7-10 juta. 
Dengan fibrinoltik + 10 jutaan.
Biaya perawatan serangan jantung dengan komplikasi, perlu perawatan ICU 20-30 juta.
Biaya perawatan serangan jantung dan menjalani tatalaksana optimal dengan pemasangan ring <12 jam (semakin cepat semakin baik): Rp 50-100 juta.
Hilangnya produktivitas setelah terjadi disabilitas akibat gagal jantung:
Usia pasien 40 tahun. Pendapatan per bulan saat masih bekerja: 4 juta, per tahun 48 juta.
Usia produktif orang Indonesia 60 tahun. Sisa usia produktif x pendapatan = 20x48 tahun = 960 juta.
Kalau dihitung besar sekali biaya merokok dan juga besar sekali biaya penanggulangan karena masih merokok.
Mengetahui hal itu, maukah anda masih merokok?
Mari kita jadikan momen puasa ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik, salah satunya dengan berhenti merokok.
Terimakasih anda berkenan membagi postingan ini

Friday, April 25, 2014

GAGAL JANTUNG DAN KALIUM

GAGAL JANTUNG DAN KALIUM


Pada usia 60, jantung anda telah berdenyut lebih dari dua milyar kali. Terus menerus hari demi hari, dan menit demi menit . Jadi tidaklah mengherankan bagi jutaan orang dewasa, bahwa kekuatan jantung untuk memompa darah secara berangsur-angsur mulai menurun

Penurunan kekuatan ini dikenal sebagai gagal jantung (heart failure). Ini tidak berarti jantung tiba-tiba berhenti berdenyut. Justru sebaliknya, jantung akan bekerja lebih keras. Gagal jantung berarti bahwa kemampuan jantung untuk mengalirkan darah yang cukup oksigen ke organ dan jaringan semua tubuh mengalami perubahan. Bila tidak terdiagnosa dan tidak dikendalikan, akan menyebabkan kerusakan yang melemahkan jantung atau bahkan bisa berakibat fatal.
Pengaruh Kalium (K, Potassium) pada gagal jantung
Tubuh anda tergantung pada mineral kalium untuk membantu mengendalikan keseimbangan listrik pada jantung serta me-metabolisir karbohidrat dan membentuk otot.
Rendah kadar kalium dapat menyebabkan kelemahan otot dan gangguan irama jantung. Di sisi lain, terlalu banyak kalium dapat menyebabkan ketidak-aturan detak jantung yang berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak..Jika anda menderita gagal jantung, anda harus bernar-benar memperhatikan berapa banyak asupan kalium setiap harinya. Terlebih lagi, beberapa obat gagal jantung dapat menyebabkan tubuh anda mengeluarkan terlalu banyak kalium, sementara obat lainnya dapat menyebabkan tubuh anda akanmempertahankan terlalu banyak kalium.
Dokter anda dapat memenjelaskan bagaimana obat yang anda perlukan akan mempengaruhi kadar kalium. Kemungkinan besar anda akan diminta untuk memeriksa kadar kalium dalam darah anda secara teratur untuk memastikan kadar kalium berada dalam kisaran yang baik.
Jika anda harus meningkatkan kadar kalium anda karena terlalu rendah, maka solusinya sangat sederhana yaitu minum suplemen yang mengandung kalium.

Jika anda perlu menurunkan kadar kalium anda karena terlalu tinggi maka anda mungkin perlu untuk mengurangi jumlah makanan tertentu seperti makanan di bawah ini:

  • Rendam dalam air panas atau rebus sayuran dan buah-buahan untuk membilas sebahagian kandungan kalium.
  • Hindari makanan yang mengandung Kalium atau K,KCl, atau K + (simbol untuk senyawa kimia kalium atau senyawa terkait) yang dapat dilihat pada label kemasan.
  • Jauhi zat pengganti garam. Banyak di antaranya berkadar tinggi kalium. Bacalah kandungan bahan tersebut pada label dengan seksama dan mintalah persetujuan dokter anda sebelum menggunakan salah satu bahan makanan tersebut.
  • Hindari daging dan ikan kalengan, yang diasinkan, diacar, kornet, dibumbui atau diasap.
  • Hindari produk daging tiruan yang mengandung kedelai atau protein nabati.
  • Batasi konsumsi buah-buahan dengan kandungan tinggi kalium seperti pisang buah jeruk, dan apukat.
  • Hindari kentang panggang.
  • Hindari sayuran atau daging yang dimasak dengan saus manis atau asin.
  • Hindari semua jenis kacang polong dan kacang-kacangan, yang secara alami berkadar tinggi kalium.
Semoga bermanfaat

Wassalam, Mimuk Bambang Irawan
Jakarta, 25 April 2014