Showing posts with label jenis gula. Show all posts
Showing posts with label jenis gula. Show all posts

Monday, September 3, 2018

BEDA JENIS GULA

BEDA JENIS GULA
Perbedaan Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah.
Gula adalah pemanis makanan yang banyak disukai orang.
Penggunaan Gula biasanya dengan cara menambahkan pada makanan dan minuman, jarang sekali orang yang mengkonsumsi gula secara langsung.
Di masyarakat ada 3 jenis gula yang dikenal yaitu Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah.
Namun meskipun sama-sama manis rasanya, ternyata antara Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah mempunyai dampak yang berbeda bagi tubuh khusus-nya bagi pankreas.
Dampak penggunaan Gula-Gula terhadap pancreas
GULA PASIR.
Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit.
Tetapi Untuk mengubah gula pasir menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pancreas memerlukan wamtu kira-kira 140’
Mengapa...? Karena proses pembuatan gula pasir yang dipanaskan sampai dengan 400 Derajat Celcius... 
Semakin tinggi proses pemanasan makanan, makanan akan semakin sulit dicerna.
Dalam satu Hari, pankreas yang normal Hanya mampu mengubah 5 Gr (½ sendok makan) gula pasir menjadi energi.
Bagaimana jika kita mengkonsumsi lebih dari ½ sendok makan gula pasir...?
Sisa gula pasir yang tidak bisa diproses oleh pankreas akan tertimbun dalam tubuh menjadi  "gula darah dan lemak".
Lama-kelamaan tubuh kita akan terkena penyakit DIABETES.
Jadi… Apakah kita masih tertarik untuk meng-Konsumsi gula pasir sesukanya/ seenaknya...?
GULA BATU.
Adalah gula yang berbentuk seperti batu (bening/putih & mirip dengan es batu).
Proses pembuatannya hampir sama dengan gula pasir, namun suhu yang diperlukan untuk memprosesnya "tidak setinggi" seperti pada gula pasir.
Dalam 1 hari, pankreas yang normal mampu mengubah 60 Gr (sekitar 6 sendok makan) gula batu menjadi energi.
Dengan demikian gula batu tergolong lebih sehat disbanding gula pasir.
GULA MERAH 
Dikenal juga dengan nama Gula Jawa. 
Adalah gula yang dibuat dari bunga pohon kelapa/aren.
Biasanya lebih sering digunakan untuk bumbu dapur.
Dalam 1 hari, pankreas yang normal/sehat mampu mengubah 90 gr (sekitar 9 sendok makan) gula merah menjadi energi.
Jadi jika dibandingkan semua jenis gula tadi, gula merah adalah gula yang paling sehat dibanding gula pasir dan gula batu.
Agar pankreas anda tidak kelelahan dan tetap sehat, sebaiknya kita mengurangi konsumsi gula. Baik itu gula merah, gula batu, terlebih lagi gula pasir.
Pankreas mempunyai batas kemampuan untuk mengubah gula menjadi enerji. Dan bila pankreas sudah tidak mampu melaksanakan fungsinya maka tubuh bdapat terkena penyakit Diabetes
Penulis: Dr Affifah        

SEMOGA BERMANFAAT

Tuesday, June 30, 2015

TIGA JENIS GULA

TIGA JENIS GULA
Perbedaan Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah...
Gula adalah pemanis makanan yang banyak disukai orang. Penggunaan gula biasanya dengan cara menambahkan pada makanan dan minuman, jarang orang yang mengonsumsi gula secara langsung.
Di masyarakat, ada 3 jenis gula yang dikenal, yaitu gula pasir, gula batu dan gula merah. Namun meskipun sama-sama manis rasanya, ternyata antara gula pasir, gula batu, dan gula merah mempunyai dampak yang berbeda bagi tubuh, khususnya pankreas.
GULA PASIR

Gula pasir adalah jenis gula yang berbentuk butiran kecil seperti pasir (putih kecoklatan). Gula pasir merupakan jenis gula yang paling banyak digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Karena bentuknya yang berupa butiran kecil, gula pasir mudah larut dalam makanan dan minuman sehingga mudah digunakan.

Namun demikian tahukah Anda dampak penggunaan gula pasir terhadap pankreas? Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. Mengapa?

Proses pembuatannya, gula pasir dipanaskan sampai dengan 400 derajat Celcius. Semakin tinggi proses pemanasan makanan, makanan akan semakin sulit dicerna. Dalam satu hari, pankreas yang normal hanya mampu mengubah 5 gram (½ sendok) gula pasir menjadi energi. Bagaimana jika kita mengkonsumsi lebih dari ½ sendok gula pasir?
Sisa gula pasir yang tidak bisa diproses oleh pankreas akan tertimbun dalam tubuh menjadi gula darah dan lemak. Lama-kelamaan tubuh kita akan terkena penyakit diabetes. Jadi, apakah kita masih tertarik mengkonsumsi gula pasir?

GULA BATU

Selanjutnya adalah gula batu, adalah gula yang berbentuk seperti batu (bening/putih, mirip dengan es batu). Proses pembuatannya hampir sama dengan gula pasir, namun suhu yang diperlukan untuk memprosesnya tidak setinggi pada gula pasir. Dalam satu hari, pankreas yang normal mampu mengubah 60 gram (sekitar 6 sendok makan) gula batu menjadi energi. Dengan demikian, gula batu tergolong lebih sehat dibanding gula pasir.

GULA MERAH

Yang terakhir adalah gula merah (dikenal juga dengan nama gula Jawa) adalah gula yang dibuat dari bunga pohon kelapa/aren, biasanya lebih sering digunakan untuk bumbu dapur. Dalam satu hari, pankreas yang normal mampu mengubah 90 gram (sekitar 9 sendok makan) gula merah menjadi energi. Jika dibandingkan, gula merah adalah gula yang paling sehat di antara gula pasir dan gula batu.


Supaya pankreas Anda tidak kelelahan dan tetap sehat, sebaiknya kita mengurangi konsumsi gula, baik itu gula merah, gula batu, terlebih lagi gula pasir. Pankreas mempunyai batas kemampuan untuk mengubah gula menjadi energi, dan jika pankreas sudah tidak mampu melakukan tugasnya, maka tubuh bisa terkena penyakit diabetes.

Semoga bermanfaat