Showing posts with label marketplace. Show all posts
Showing posts with label marketplace. Show all posts

Saturday, November 4, 2017

APA ITU E-COMMERCE?

APA ITU E-COMMERCE?

E-Commerce (Electronic-Commerce) atau terjemahan bahasa Indonesia-nya perdagangan elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet. Bagi kamu yang baru pertama kali mendengar isitlah E-Commerce ini mungkin masih bingung kaitan atau hubungan E-Commerce dengan toko online.
E-Commerce sendiri berfungsi untuk memfasilitasi bisnis di internet, kita dapat membeli dan menjual produk atau jasa secara online. Setiap bentuk transaksi bisnis yang dilakukan secara elektronik disebut dengan E-Commerce. Berikut adalah cakupan umum pada E-Commerce.
Fungsi E-Commerce bagi Toko Online
Belanja Online
Membeli dan menjual barang lewat Internet merupakan salah satu contoh yang populer dari e-commerce. Penjual membuat etalase melalui website toko online mereka dengan menampilkan gambar-gambar menarik, lalu pembeli cukup melakukan obeservasi dengan mengklik barang yang mereka inginkan dan melanjutkan ke pembayaran.
Pembayaran Elektronik
Ketika kamu membeli barang secara online, maka akan ada mekanisme pembayarannya, entah itu transfer, menggunakan kartu kredit atau paypal dan menu pembayaran lainnya.
Tiket online
Tiket pesawat, tiket film, tiket kereta api, tiket bermain, tiket untuk acara olahraga dan hampir semua jenis tiket dapat dipesan secara online. Membeli tiket secara online menghindari antrian pembelian di loket tiket.
Model-Model E-Commerce di Indonesia
Model Iklan Baris
Iklan baris tergolong E-Commerce yang sederhana, atau bisa dibilang iklan baris sebagai evolusi dari iklan yang biasa kita temui di koran-koran yang diaplikasikan ke dunia online.
Penjual bisa memasarkan produknya di website atau forum yang menyediakan sarana untuk beriklan. Cara kerja ini tidak seperti keranjang belanja yang biasa ditemui di toko online, tapi calon pembeli menghubungi penjual dari kontak yang diberikan dari penjual dan berkomunikasi langsung untuk melanjutkan transaksi. Transaksi biasanya berupa transfer atau cash on delivery, tergantung kesepakatan antara si penjual dan si pembeli.
Contoh iklan baris di Indonesia: olx, berniaga dan FJB-Kaskus.
Model Retail
Retail ini seperti kebanyakan toko online pada biasanya. Dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Biasanya menggunakan keranjang belanja.
Model retail hanya fokus ke satu-dua kategori produk, jika kamu menjual produk fashion maka kategori hanya sebatas pakaian saja, seperti baju, celana dan yang berhubungan dengan fashion.
Contoh model retail di Indonesia: berrybenka, AccJakarta, dan Waroeng Digital.
Model Marketplace
Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan.
Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
Contoh model marketplace di Indonesia: tokopedia, bukalapak, lazada dll..
#tebarmanfaat

Saturday, April 9, 2016

GRAB ITU MARKETPLACE

Grab Itu Marketplace

Ada tulisan menarik nih : 
Kasian nih, pemerintah pasti bingung soal Online Taxi dsb, sebetulnya tidak hanya di Indonesia, tapi juga di banyak negara termasuk Perancis. Saat disana kemarin ada demo besar-besaran para sopir taxi, masalahnya kurang lebih sama....
GrabTaxi, Uber, Gojek itu tidak bisa disebut Perusahaan Transportasi, mereka itu Marketplace. Jadi sudah pasti tidak akan bisa kalau disuruh ngikutin aturan atau UU yang ada seperti uji kir, menyediakan bengkel dsb. Mereka tidak sama dengan perusahaan transportasi seperti pada umumnya yang selama ini ada.
Saya punya mobil, kemudian Anda datang pada saya, minta tolong di antar ke sebuah tempat dengan imbalan tertentu, saya setuju, lalu saya antar, kemudian saya mendapat upah dari jasa tersebut. Clear, tidak ada yang salah dengan transaksi tersebut. Saya rasa itu hal biasa dan banyak terjadi di masyarakat, nah lalu ada orang yg membuat aplikasi untuk mempertemukan keduanya, antara yang lagi butuh diantar dengan yang siap mengantar. Itulah GrabTaxi, Uber dan Gojek. Hal yang sama juga terjadi dengan "Nebenger", semua itu Marketplace bukan perusahaan transportasi. Jadi aturannya tidak bisa sama dengan perusahaan transportasi....
Contoh lain, Anda punya kamar lebih dirumah, kemudian ada orang datang dan bersedia membayar kamar Anda untuk dipakai menginap beberapa hari. Apakah boleh? ya boleh, tidak ada yang melarang, wong kesepakatan. Nah, ketika ada orang lain yang membuat aplikasi yang mempertemukan antara yang punya kamar lebih dan yang butuh kamar seperti AirBNB, perusahaan aplikasi itu tidak bisa disebut perusahaan sejenis hotel, AirBNB adalah marketplace....
Di Perancis, ada aplikasi yang mempertemukan antara orang yang kelebihan masak dan yang butuh makanan rumahan, jadi orang makan dirumah yang bersedia menyediakan makanan. Apakah boleh? ya boleh, siapa yang mau melarang orang melakukan hal seperti ini. Kasus aplikasi ini menjadi ramai di Perancis, karena banyak restoran yang protes, hahahaha mungkin akan terjadi sebentar lagi di Indonesia....
Dulu, individu-individu yang berlebih dan membutuhkan ini sulit bertemu, media yang ada sangat tebatas, dengan adanya internet di tambah booming nya mobile-phone, menjadikan keduanya sangat mudah dipertemukan.
Jadi pemerintah harus jeli, mana perusahaan transportasi, hotel, dsb, mana yang Marketplace, dan saya juga sepakat bahwa marketplace juga harus diatur, supaya bayar pajak, dan konsumen terlindungi...
Seperti yang sering saya bilang, sekarang itu eranya Indie, anda bisa menghasilkan uang secara mandiri, selama anda punya kemampuan yang dibutuhkan orang.
Ingat bukunya Bill Gates, The Road a Head? akan selalu ada aplikasi yang membunuh aplikasi sebelumnya yang telah dianggap mapan selama itu. Killing Application.
Dan sekarang memang eranya “Yang Cepat Memakan Yang Besar....”

Artikel-Artikel Tentang Transport Berbasis Aplikasi Online: